Review Serial Film 'Scream Queens': Perpaduan Epik Comedy-Thriller yang Dibalut Skandal Institusi

- Selasa, 31 Januari 2023 | 19:28 WIB
salah satu cover serial film 'Scream Queens'  (itunes.apple.com)
salah satu cover serial film 'Scream Queens' (itunes.apple.com)
PROMILENIAL.COM - Scream Queens merupakan sebuah serial film yang dirilis secara resmi pada kurun waktu tahun 2015-2016 dengan rating 7.1/10.
 
Film ini ditayangkan melalui kanal Fox (dapat diakses melalui layanan streaming Disney Hotstar) dan memiliki total 13-episode pada season 1, dan 10-episode pada season 2. 
 
Secara garis besar, movie series bergenre comedy-thriller yang diperankan oleh sejumlah artis ternama Amerika Serikat khususnya di bidang perfilman horor seperti Emma Roberts (sebagai Chanel Oberlin), Billie Lourd (Chanel #3), dan Abigail Breslin (Chanel #5).
 
Film ini menceritakan tentang sebuah teror pembunuhan yang dilakukan oleh para sosok misterius serial-killer. 
 
 
Meski pada awalnya serial ini banyak menyoroti kehidupan sekelompok kecil mahasiswi dari kalangan kaya yang menggunakan kedok "persaudaraan".
 
Mereka juga  menempati sebuah rumah mewah yang masih merupakan bagian dari fasilitas kampus dan kemudian disulap menjadi "markas organisasi" bagi kelompok persaudaraan kelas 1% teratas tersebut dari masa ke masa, yang diberi nama Kappa House.
 
Nyatanya serial ini menyuguhkan berbagai plot twist serta drama investigasi maupun intrik sosial yang mampu mempengaruhi para penonton dengan persoalan "trust issue" terhadap orang terdekatnya masing-masing.
 
Alih-alih hanya mengandalkan sensasi kengerian secara intens melalui efek kejut, transparansi adegan sadisme, ataupun visualisasi dari segi penokohan sang pembunuh berantai.
 
Jika pada alur cerita yang ditampilkan dalam season 1 lebih berfokus terhadap konflik persaingan serta budaya senioritas dari 3 anggota tetap Chanel sekaligus penghuni resmi Kappa House kepada para calon anggota baru.
 
 
Dan fenomena atas lemahnya penerapan sistem birokrasi dalam tahapan seleksi calon mahasiswa berdasarkan riwayat hidup serta rekam jejak akademik yang kredibel yang dapat dibuktikan dengan adanya salah satu adegan episod akhir season 1.
 
Dimana sang dekanat kampus yakni Cathy Munsch (diperankan oleh Jamie Lee), tanpa alasan kuat meloloskan kandidat mahasiswa bernama Hester (diperankan oleh Lea Michele) dengan kepemilikan ijazah dan transkrip palsu bahkan memperoleh "pengajaran" tentang trik-trik pembunuhan bersama saudaranya, selama dibesarkan di sebuah rumah sakit jiwa.
 
Maupun sejumlah persoalan krusial lainnya terkait dengan penegakan hukum dan pemberian jaminan perlindungan kepada seluruh mahasiswa meski di tengah kekacauan pasca bertambahnya korban jiwa akibat tokoh serial-killer yang terus "dibiarkan" berkeliaran di lingkungan institusi kampus.
 
Yang juga dipicu oleh kepemilikan ego dari Dekan Munsch untuk mempertahankan nama baik dirinya dan universitas.
 
Namun pada kisah yang disuguhkan dalam season 2, pengembangan karakter dan  solidaritas antara anggota tetap Kappa House dengan calon anggota baru Chanel yang meskipun hanya menyisakan sedikit saja dari jumlah awal pembukaan film, secara langsung turut andil dalam mempermanis ritme cerita pada season baru ini.
 
 
Di samping adanya sedikit nuansa harmonis dengan nilai-nilai pemaknaan terhadap relasi cinta dan pertemanan yang jauh lebih sehat dibandingkan dengan alur season 1.
 
Pastinya season 2 dari serial Scream Queens juga tidak kalah epik serta mendebarkan dari season 1, karena bukan hanya menampilkan adegan pembalasan secara "bersih" terhadap para pembunuh berantai yang sudah diketahui identitasnya pada pertengahan episod (tidak kalah plot twist).
 
Atau melalui penggambaran isu terkait legalitas resmi dalam mengoperasikan sebuah institusi khususnya yang berkaitan dengan aspek keberlangsungan hidup masyarakat luas dan membutuhkan para ahli bersertifikasi untuk menunjang pergerakannya (dalam season ini berfokus pada institusi rumah sakit yang diakuisisi oleh Dekan Munch).
 
Pada akhirnya tiap anggota Chanel pun dapat menggapai impian dan menjalankan kehidupan masing-masingnya dengan lebih baik setelah melalui berbagai rangkaian yang melelahkan, dipenuhi oleh ketakutan dan minimnya dukungan dari keluarga maupun perlindungan dari institusi pendidikan serta penegak hukum. 
 
Tidak hanya menyediakan hiburan, serial film Scream Queens juga berupaya memberikan pesan moral langsung kepada kita sebagai penonton bahwa terlepas dari seberapa kompleks permasalahan dan kesulitan yang tengah dihadapi saat ini bahkan dengan ketiadaan kehadiran dari mereka-mereka yang kita harapkan dapat menjadi tempat bernaung
 
 
akan selalu ada jalan perlindungan dan pertolongan dari Tuhan serta alam semesta, yang mungkin saja dititipkan melalui uluran tangan dan dukungan dari orang-orang yang tidak kita sangka sebelumnya.
 
Selagi tidak ada kata menyerah untuk terus melangkah dan bertahan, maka akan selalu ada celah serta pintu yang terbuka secara khusus untuk kita, yang nantinya mampu untuk mengantarkan kita menuju kehidupan terbaik yang diimpikan. ***
 
 
 

Editor: Anisa Dewi Ariani

Sumber: IMDB.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik Lagu If We Ever Broke Up Viral TikTok

Rabu, 31 Mei 2023 | 06:05 WIB

Lirik lagu 'the Planet' BTS dan terjemahannya

Senin, 15 Mei 2023 | 08:00 WIB

BTS Akan Merilis Sebuah Buku , Fans Penasaran

Jumat, 12 Mei 2023 | 06:23 WIB
X